Jl. Pluit Selatan Raya No.12, RT.21/RW.6, Pluit, Kec. Penjaringan, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14450
08.30 - 17.30 TUTUP
  • WESTPEX INDONESIA ~ PIPA MODERN

Penyebab dan Pencegahan Korosi pada Pipa : Memahami Proses dan Solusi

pipa yang bocor akibat keropos

Pipa merupakan infrastruktur vital dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk industri, rumah tangga, dan fasilitas umum. Salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh pipa adalah korosi, suatu proses yang dapat merusak integritas struktural dan keandalan sistem perpipaan. Dalam artikel ini, kita akan menggali lebih dalam mengenai penyebab korosi pada pipa, efeknya, serta strategi pencegahan yang efektif.

1. Pengenalan Korosi

Korosi adalah suatu proses elektrokimia di mana logam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya dan mengalami degradasi struktural. Dalam konteks perpipaan, korosi dapat terjadi karena berbagai faktor termasuk kelembaban, keasaman, suhu ekstrem, dan bahan kimia yang hadir dalam fluida yang mengalir di dalam pipa.

2. Faktor-Faktor Penyebab Korosi pada Pipa

a. Kontaminasi Air: Keberadaan zat-zat seperti garam, sulfat, dan klorida dalam air dapat memicu korosi pada pipa logam. Proses elektrolisis terjadi ketika air mengandung ion-ion yang dapat merusak lapisan pelindung pada permukaan logam pipa.

b. Asam dan Basa: Keasaman atau kebasaan tinggi dalam fluida yang mengalir dalam pipa dapat menyebabkan korosi. Ini dapat terjadi pada pipa yang digunakan untuk mentransportasi cairan kimia atau limbah industri.

c. Suhu Ekstrem: Suhu tinggi atau rendah dapat mempercepat proses korosi. Pada suhu tinggi, reaksi kimia cenderung berlangsung lebih cepat, sementara pada suhu rendah, kondisi lingkungan dapat mempengaruhi sifat logam dan mengurangi ketahanannya terhadap korosi.

d. Mikroorganisme: Bakteri dan alga yang hidup di dalam fluida dapat membentuk lapisan pada permukaan pipa yang disebut biofilm. Biofilm ini dapat menyebabkan kondisi korosif dan mengurangi umur pakai pipa.


3. Dampak Korosi pada Pipa

a. Kerusakan Struktural: Korosi dapat menyebabkan kerusakan struktural pada pipa, termasuk pembentukan lubang dan retakan. Hal ini dapat mengancam integritas struktural pipa dan meningkatkan risiko kebocoran.

b. Penurunan Kapasitas Aliran: Akumulasi material korosif pada permukaan dalam pipa dapat menyempit saluran aliran, mengurangi kapasitas transportasi fluida.

c. Kerusakan Sistem: Korosi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan pada sistem perpipaan secara keseluruhan, memerlukan biaya perbaikan dan penggantian yang signifikan.

4. Strategi Pencegahan Korosi

a. Pelapisan Pelindung: Penggunaan lapisan pelindung pada permukaan pipa dapat membantu melindungi logam dari paparan langsung terhadap lingkungan korosif. Pelapisan seperti cat anti-korosi dan lapisan epoksi sering digunakan.

b. Penggunaan Logam Tahan Karat: Pemilihan logam yang tahan terhadap korosi, seperti stainless steel atau paduan khusus, dapat menjadi solusi efektif untuk mengurangi risiko korosi.

c. Pengendalian Kimia: Penggunaan inhibitor korosi atau bahan kimia penghambat korosi dalam fluida yang mengalir dapat membantu melindungi pipa dari proses korosif.

d. Monitoring dan Perawatan Rutin: Sistem pemantauan berkala dapat membantu mendeteksi tanda-tanda awal korosi. Perawatan rutin, termasuk pembersihan dan inspeksi, dapat memperpanjang umur pakai pipa.

e. Pengendalian Suhu dan Kelembaban: Pengendalian suhu dan kelembaban di sekitar pipa dapat membantu mengurangi kondisi yang mendukung korosi.

Baca juga :

5. Inovasi dalam Pengendalian Korosi

a. Sistem Proteksi Katodik: Sistem proteksi katodik adalah metode yang efektif untuk melindungi pipa logam dari korosi. Metode ini melibatkan pemberian arus listrik yang dikontrol ke pipa untuk mengubahnya menjadi katoda dan melindungi logam dari korosi.

b. Teknologi Sensor Pintar: Perkembangan teknologi sensor pintar memungkinkan pemantauan kondisi pipa secara real-time. Sensor korosi yang ditempatkan pada permukaan pipa dapat memberikan data yang akurat dan membantu dalam mendeteksi perubahan kondisi yang mungkin menyebabkan korosi.

6. Dampak Lingkungan dan Ekonomi

a. Pengelolaan Limbah Korosif: Korosi pada pipa dapat menghasilkan limbah berbahaya yang dapat merusak lingkungan. Pengelolaan limbah korosif dengan benar menjadi kunci untuk mengurangi dampak negatifnya pada ekosistem.

b. Biaya Pencegahan vs. Perbaikan: Perbaikan akibat kerusakan korosi sering kali memerlukan biaya yang signifikan. Oleh karena itu, investasi dalam strategi pencegahan seperti pelapisan dan sistem pemantauan dapat menjadi lebih hemat biaya dalam jangka panjang.

7. Kasus Studi : Pengalaman Industri dalam Mengatasi Korosi

a. Industri Minyak dan Gas: Pipa dalam industri minyak dan gas sering kali mengalami kondisi lingkungan yang ekstrem. Strategi pencegahan dan pemantauan terus-menerus menjadi kritis untuk mencegah kegagalan sistem perpipaan.

b. Pemasyarakatan Air Bersih: Sistem perpipaan dalam penyediaan air bersih juga rentan terhadap korosi. Proyek-proyek pemasyarakatan yang sukses sering kali melibatkan inovasi dalam teknologi dan pengelolaan risiko.

8. Tantangan Masa Depan dalam Pengendalian Korosi

a. Perubahan Iklim: Dengan perubahan iklim global, kondisi lingkungan yang ekstrem dapat menjadi lebih sering terjadi. Ini memerlukan penyesuaian strategi pencegahan untuk mengatasi tantangan baru yang mungkin muncul.

b. Teknologi Material Baru: Pengembangan material pipa baru yang lebih tahan terhadap korosi menjadi fokus penelitian. Material-material inovatif dapat memberikan solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko korosi.

9.Pelibatan Masyarakat dalam Pencegahan Korosi

a. Kesadaran Masyarakat: Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak korosi pada pipa dapat membantu menggalang dukungan untuk praktek pencegahan. Pendidikan masyarakat tentang cara mengidentifikasi tanda-tanda awal korosi dan melaporkannya dapat memainkan peran penting dalam upaya pencegahan.

b. Partisipasi Komunitas: Melibatkan komunitas lokal dalam pemeliharaan sistem perpipaan dapat menciptakan pemahaman dan tanggung jawab bersama. Program pemantauan dan perawatan yang melibatkan sukarelawan komunitas dapat membantu memperpanjang umur pakai pipa.

10. Keterlibatan Pemerintah dalam Pengelolaan Koros

a. Regulasi dan Standar: Pemerintah dapat memainkan peran penting dalam menetapkan regulasi dan standar yang ketat terkait dengan bahan konstruksi pipa dan praktek pencegahan korosi. Hal ini dapat menciptakan lingkungan di mana perusahaan dan industri merasa diwajibkan untuk mengadopsi praktik terbaik.

b. Dukungan Penelitian dan Pengembangan: Pemerintah dapat mendukung penelitian dan pengembangan teknologi baru dalam pencegahan korosi. Pemberian dana penelitian dapat mendorong inovasi di industri dan akademisi untuk mengembangkan solusi yang lebih efektif.

11. Mendukung Inisiatif Global

a. Kolaborasi Antar Negara: Korosi adalah masalah global, dan kolaborasi antar negara dapat memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan pengalaman. Inisiatif bersama dapat menciptakan standar global untuk mengelola risiko korosi.

b. Pembagian Keahlian: Negara-negara dengan pengalaman dalam mengatasi korosi dapat berbagi keahlian mereka dengan negara-negara yang mungkin masih dalam tahap pengembangan. Program pertukaran pengetahuan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat global.

12. Tantangan Etika dalam Pengelolaan Korosi

a. Keberlanjutan dan Tanggung Jawab Sosial: Perusahaan dan industri memiliki tanggung jawab etis untuk memastikan keberlanjutan lingkungan. Menerapkan praktik pencegahan korosi bukan hanya tentang keuntungan finansial, tetapi juga tentang memenuhi kewajiban moral kepada lingkungan dan masyarakat.

b. Transparansi dan Akuntabilitas: Transparansi dalam melaporkan kondisi pipa dan tindakan pencegahan yang diambil dapat meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat. Akuntabilitas perusahaan terhadap praktek-praktek mereka dalam mengatasi risiko korosi menjadi semakin penting.

13. Edukasi Teknologi dan Inovasi

a. Pelatihan Tenaga Kerja: Menyelenggarakan program pelatihan bagi tenaga kerja di industri perpipaan dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang korosi dan cara mengelolanya. Tenaga kerja yang teredukasi dapat membantu menerapkan praktik pencegahan dengan lebih efektif.

b. Laboratorium Penelitian: Membangun laboratorium penelitian yang fokus pada korosi pipa dapat memfasilitasi eksperimen dan pengembangan teknologi baru. Kolaborasi dengan universitas dan institusi penelitian dapat mempercepat inovasi dalam bidang ini.

14. Penerapan Konservasi Energi

a. Efisiensi Sistem Perpipaan: Perpipaan yang mengalami korosi mungkin mengalami penurunan efisiensi dalam mentransportasi fluida. Dengan pencegahan korosi yang tepat, sistem perpipaan dapat bekerja dengan lebih efisien, mengurangi kehilangan energi dan meningkatkan kinerja keseluruhan.

b. Energi Terbarukan dan Korosi: Dalam konteks energi terbarukan, pipa digunakan untuk mentransportasi fluida yang mungkin memiliki karakteristik korosif. Penelitian intensif diperlukan untuk mengembangkan pipa yang tahan terhadap korosi untuk mendukung transisi menuju energi terbarukan.

15. Komitmen Industri terhadap Keberlanjutan

a. Sertifikasi Lingkungan: Industri dapat mencari sertifikasi lingkungan untuk memastikan bahwa praktik-praktik mereka memenuhi standar keberlanjutan. Sertifikasi semacam itu dapat menciptakan dorongan ekstra untuk mengadopsi praktek pencegahan korosi.

b. Pemantauan Kinerja Lingkungan: Membuat praktik-praktik perusahaan dalam pengelolaan korosi dapat diperiksa secara rutin untuk memastikan bahwa mereka memenuhi standar keberlanjutan dan tidak memberikan dampak negatif pada lingkungan sekitar.

16. Inovasi Material dalam Perpipaan

a. Nanoteknologi: Penggunaan nanoteknologi dalam pengembangan material pipa dapat menghasilkan material yang lebih kuat, tahan terhadap korosi, dan memiliki umur pakai yang lebih panjang.

b. Komposit Berbasis Polimer: Material komposit berbasis polimer dapat menjadi alternatif yang menjanjikan untuk mengatasi korosi. Mereka ringan, tahan korosi, dan memiliki sifat mekanis yang baik.

17. Pengembangan Sistem Pemantauan Cerdas

a. Internet of Things (IoT): Integrasi teknologi Internet of Things (IoT) pada sistem perpipaan memungkinkan pengumpulan data secara real-time. Sensor pintar yang terhubung dapat memberikan informasi instan tentang kondisi pipa, membantu mendeteksi potensi korosi secara lebih dini.

b. Analisis Big Data: Analisis big data dapat digunakan untuk menganalisis pola korosi dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Ini membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih cerdas terkait pemeliharaan dan pencegahan korosi.

18. Pengembangan Sistem Kendali Otomatis

a. Sistem Pemantauan dan Kontrol Otomatis: Sistem kontrol otomatis dapat digunakan untuk mengatur kondisi lingkungan sekitar pipa, seperti suhu dan kelembaban, untuk mengurangi risiko korosi.

b. Integrasi Kecerdasan Buatan (AI): Integrasi kecerdasan buatan pada sistem kontrol pipa dapat meningkatkan kemampuan untuk mendeteksi dan mengatasi perubahan kondisi dengan lebih cepat dan tepat.

18. Keselamatan dan Peraturan

a. Pencegahan Kebocoran dan Tindakan Darurat: Fokus pada peraturan yang menuntut pencegahan kebocoran dan persiapan untuk tindakan darurat dapat membantu mengurangi dampak negatif dari kerusakan pipa yang disebabkan oleh korosi.

b. Komitmen Terhadap Standar Keselamatan: Industri dan perusahaan dapat memperkuat komitmen mereka terhadap standar keselamatan dan etika dalam mengelola risiko korosi, memastikan keberlanjutan infrastruktur dan lingkungan.

Kesimpulan

pemahaman yang mendalam tentang korosi, penerapan strategi pencegahan yang tepat, dan keterlibatan semua pemangku kepentingan dapat membantu menciptakan sistem perpipaan yang tahan lama, efisien, dan ramah lingkungan untuk masa depan. atau anda harus beralih ke pipa modern seperti Westpex, karena dengan Westpex, bisa lebih efisien, praktis aman dan juga fleksibel. Rumah kamu udah pake Westpex belum?

Baca Juga :

Alat Expander PEX
Hubungi Kami Untuk Informasi Lebih Lanjut
Ball Valves
1/2 Inchi
3/4 Inchi
1 Inchi
Bending Fitting
B 16
Brass Gate Valve
WP - G 1/2 Inchi
Brass Lockable Angle Magnetic
WP - LT 1/2 Inchi
WP - LT 3/4 inchi
Brass Lockable Ball Valve
WP - LS 1/2"Inchi
Brass Swing Check Valve
WP - C 1/2"Inchi
Bridge
W 20
W 25
W 32
Cap
D 20
D 25
D 32
D 40
D 50
D 63
D 75
D 90
D 110
D 160
CAP – HDPE
Cross – HDPE
Double Nepple
1/2 M
3/4 M
1 M
1 1/4 M
Elbow – Expander Cooper
L 16
L 20
L 25
L 32
L 40
Elbow – Expander Plastik
L 16
L 20
L 25
L 32
L 40
Elbow – Nylon
Elbow 45 – HDPE
Elbow 45°
L 20
L 25
L 32
L 40
L 50
L 63
L 75
L 90
L 110
L 160
Elbow 90 – HDPE
Elbow 90°
L 20
L 25
L 32
L 40
L 50
L 63
L 75
L 90
L 110
L 160
Elbow Thread Female
L 20 x 1/2 F
L 20 x 3/4 F
L 25 x 1/2 F
L 25 x 3/4 F
L 32 x 3/4 F
L 32 x 1 F
Elbow Thread Male
L 20 x 1/2 M
L 25 x 1/2 M
L 25 x 3/4 M
L 32 x 3/4 M
L 32 x 1 M
Equal Straight
S 20
S 25
S 32
S 40
S 50
S 63
S 75
S 90
S 110
S 160
Equal Tee – HDPE
Female Elbow – Expander Cooper
L 16 - 1/2 F
L 20 - 1/2 F
L 20 - 3/4 F
L 25 - 1/2 F
L 25 - 3/4 F
L 25 - 1 F
L 32 - 1 F
L 16 - 1/2 FC
L 20 - 1/2 FC
L 20 - 3/4 FC
Female Elbow – Expander Plastik
L 16 - 1/2 F
L 20 - 1/2 F
L 20 - 3/4 F
L 25 - 1/2 F
L 25 - 3/4 F
L 25 - 1 F
L 32 - 1 F
L 16 - 1/2 FC
L 20 - 1/2 FC
L 20 - 3/4 FC
Female Elbow – Nylon
Female Straight – Expander Cooper
S 16 - 1/2 F
S 20 - 1/2 F
S 20 - 3/4 F
S 25 - 1/2 F
S 25 - 3/4 F
S 32 - 1/2 F
S 32 - 3/4 F
S 32 - 1 F
S 32 - 1 F
S 40 - 1 F
S 40 - 1 1/4 F
S 40 - 1 1/2 F
Female Straight – Nylon
Female Tee – Expander Cooper
T 16 - 1/2 F - 16
T 20 - 1/2 F - 20
T 25 - 1/2 F - 25
T 32 - 1/2 F - 32
Female Tee – Nylon
Gate Valves
1/2 mm
3/4 mm
1 mm
16 mm
20 mm
25 mm
Keran Taman
TAB 5/8
Klem
Uk. 16 mm ( 100 pcs/kantong)
Uk. 20 mm ( 100 pcs/kantong)
Uk. 25 mm ( 100 pcs/kantong)
Male Elbow – Expander Cooper
L 16 - 1/2 M
L 20 - 1/2 M
L 20 - 3/4 M
L 25 - 1/2 M
L 25 - 3/4 M
L 25 - 1 M
L 32 - 1 M
Male Elbow – Nylon
Male Straight – Expander Cooper
S 16 - 1/2 M
S 16 - 3/4 M
S 16 - 1 M
S 20 - 1/2 M
S 20 - 3/4 M
S 20 - 1 M
S 25 - 1/2 M
S 25 - 3/4 M
S 25 - 1 M
S 32 - 1/2 M
S 32 - 3/4 M
S 32 - 1 M
S 32 - 1 1/4 M
S 40 - 1 1/4 M
S 40 - 1 1/2 M
Male Straight – Expander Plastik
S 16 - 1/2 M
S 16 - 3/4 M
S 16 - 1 M
S 20 - 1/2 M
S 20 - 3/4 M
S 20 - 1 M
S 25 - 1/2 M
S 25 - 3/4 M
S 25 - 1 M
S 32 - 1/2 M
S 32 - 3/4 M
S 32 - 1 M
S 32 - 1 1/4 M
S 40 - 1 1/4 M
S 40 - 1 1/2 M
Male Straight – Nylon
Manifold
D 20 - 16 x 4C
D 25 - 16 x 4C
D 20 - 16 x 3C
D 25 - 20 x 3C
Pipa HDPE
PN 10 ( Rincian mm dan inch, hubungi kami )
PN 12,5 ( Rincian mm dan inch, hubungi kami )
PN 16 ( Rincian mm dan inch, hubungi kami )
Pipa PEX Westpex BLUE COLD PN 12,5
16 mm
20 mm
25 mm
Pipa PEX Westpex RED HOT 12,5 PN
16 mm
20 mm
25 mm
Pipa PPR
PRESSURE PN 10 Ukuran 20
PRESSURE PN 10 Ukuran 25
PRESSURE PN 10 Ukuran 32
PRESSURE PN 10 Ukuran 40
PRESSURE PN 10 Ukuran 50
PRESSURE PN 10 Ukuran 63
PRESSURE PN 10 Ukuran 75
PRESSURE PN 10 Ukuran 90
PRESSURE PN 10 Ukuran 110
PRESSURE PN 10 Ukuran 160
PRESSURE PN 16 Ukuran 20
PRESSURE PN 16 Ukuran 25
PRESSURE PN 16 Ukuran 32
PRESSURE PN 16 Ukuran 40
PRESSURE PN 16 Ukuran 50
PRESSURE PN 16 Ukuran 63
PRESSURE PN 16 Ukuran 75
PRESSURE PN 16 Ukuran 90
PRESSURE PN 16 Ukuran 110
PRESSURE PN 16 Ukuran 160
PRESSURE PN 20 Ukuran 20
PRESSURE PN 20 Ukuran 25
PRESSURE PN 20 Ukuran 32
PRESSURE PN 20 Ukuran 40
PRESSURE PN 20 Ukuran 50
PRESSURE PN 20 Ukuran 63
PRESSURE PN 20 Ukuran 75
PRESSURE PN 20 Ukuran 90
PRESSURE PN 20 Ukuran 110
PRESSURE PN 20 Ukuran 160
Pipe Cutter
Hubungi Kami Untuk Informasi Lebih Lanjut
Reducer Tee
T 25 x 20 x 25
T 32 x 20 x 32
T 32 x 25 x 32
T 40 x 20 x 40
T 40 x 25 x 40
T 40 x 32 x 40
T 50 x 20 x 50
T 50 x 25 x 50
T 50 x 32 x 50
T 50 x 40 x 50
T 63 x 20 x 63
T 63 x 25 x 63
T 63 x 32 x 63
T 63 x 40 x 63
T 63 x 50 x 63
T 75 x 20 x 75
T 75 x 25 x 75
T 75 x 32 x 75
T 75 x 40 x 75
T 75 x 50 x 75
T 75 x 63 x 75
T 90 x 32 x 90
T 90 x 50 x 90
T 90 x 75 x 90
T 110 x 40 x 110
T 110 x 50 x 110
T 110 x 63 x 110
T 110 x 75 x 110
T 110 x 90 x 110
T 160 x 90 x 160
T 160 x 110 x 160
Reducing Elbow
L 25 - 20
L 32 - 20
L 32 - 25
Reducing Elbow – Expander Cooper
L 20 - 16
L 25 - 16
L 25 - 20
L 32 - 16
L 32 - 20
L 32 - 25
L 40 - 25
L 40 - 32
Reducing Elbow – Nylon
Reducing Straight
S 25 x 20
S 32 x 20
S 32 x 25
S 40 x 25
S 50 x 20
S 50 x 25
S 50 x 32
S 50 x 40
S 63 x 20
S 63 x 25
S 63 x 32
S 63 x 40
S 63 x 50
S 75 x 32
S 75 x 40
S 75 x 50
S 75 x 63
S 90 x 40
S 90 x 50
S 90 x 63
S 90 x 75
S 110 x 63
S 110 x 75
S 110 x 90
S 110 x 63
S 110 x 75
S 110 x 90
S 160 x 63
S 160 x 75
S 160 x 90
S 160 x 110
Reducing Straight – Expander Copper
S 20-16
S 25-20
S 25-20
S 32-16
S 32-20
S 32-25
S 40-16
S 40-20
S 40-25
S 40-32
Reducing Straight – Expander Plastik
S 20-16
S 25-20
S 25-20
S 32-16
S 32-20
S 32-25
S 40-16
S 40-20
S 40-25
S 40-32
Reducing Straight – HDPE
Reducing Straight – Nylon
Reducing Tee – Expander Cooper
T 16 - 20 - 16
T 16 - 25 - 16
T 20 - 16 - 20
T 20 - 25 - 20
T 20 - 32 - 20
T 25 - 16 - 25
T 25 - 20 - 25
T 25 - 32 - 25
T 32 - 20 - 32
T 32 - 25 - 32
T 40 - 16 - 40
T 40 - 20 - 40
T 40 - 25 - 40
T 40 - 32 - 40
Reducing Tee – Expander Plastik
T 16 - 20 - 16
T 16 - 25 - 16
T 20 - 16 - 20
T 20 - 25 - 20
T 20 - 32 - 20
T 25 - 16 - 25
T 25 - 20 - 25
T 25 - 32 - 25
T 32 - 16 - 32
T 32 - 20 - 32
T 32 - 25 - 32
T 40 - 16 - 40
T 40 - 20 - 40
T 40 - 25 - 40
T 40 - 32 - 40
Reducing Tee – HDPE
Reducing Tee – Nylon
Ring Expander PEX
16mm ( 15.136/pack )
20mm ( 21.191/pack )
25mm ( 30.273/pack )
Straight – Expander Copper
S 16
S 20
S 25
S 32
S 40
Straight – Expander Plastik
S 16
S 20
S 25
S 32
S 40
Straight – Nylon
Straight Thread Female
S 20 x 1/2 F
S 20 x 3/4 F
S 25 x 1/2 F
S 25 x 3/4 F
S 32 x 3/4 F
S 32 x 1 F
S 40 x 5/4 F
S 50 x 3/2 F
S 63 x 2 F
Straight Thread Male
S 20 x 1/2 M
L 25 x 1/2 M
L 25 x 3/4 M
L 32 x 3/4 M
L 32 x 1 M
S 40 x 5/4 M
S 50 x 3/2 M
S 63 x 2 M
Stub End – HDPE
Tee
T 20
T 25
T 32
T 40
T 50
T 63
T 75
T 90
T 110
T 160
Tee – Expander Copper
T 16
T 20
T 25
T 32
T 40
Tee – Expander Plastik
T 16
T 20
T 25
T 32
T 40
Tee – Nylon
Tee Thread Female
T 20 x 1/2 F
T 20 x 3/4 F
T 25 x 1/2 F
T 25 x 3/4 F
T 32 x 3/4 F
T 32 x 1 F
T 40 x 5/4 F
T 50 x 3/2 F
Tee Thread Male
T 20 x 1/2 M
T 20 x 3/4 M
T 25 x 1/2 M
T 25 x 3/4 M
T 32 x 3/4 M
T 32 x 1 M
Union
U 25 - 3/4 M
U 20 -1/2 M
U 32 - 1 M
Welding
Tidak ada ukuran, hanya mesin saja]
Hubungi Contact terkait
Westpex PE Green PN 12.5
16 mm
20 mm
25 mm
32 mm
Westpex R (Hot) PN 12.5
16 mm
20 mm
25 mm
32 mm
DOWNLOAD
Chat Now
1
Need Help?
Scan the code
Hallo, Kami Team Westpex Indonesia
Ada yang bisa dibantu?
Jika iya Klik " Chat Now "