Jl. Pluit Selatan Raya No.12, RT.21/RW.6, Pluit, Kec. Penjaringan, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14450
08:30 - 17:30 WIBTUTUP
  • WESTPEX INDONESIA ~ PIPA MODERN

SEJARAH INOVASI DAN PENERAPAN PIPA PPR DI BERBAGAI SEKTOR

PIPA PPR WESTPEX
  1. Pipa PPR (Polypropylene Random) telah menjadi tonggak penting dalam evolusi dunia perpipaan. Sejak lahirnya ide penggunaan Polypropylene (PP) sebagai bahan dasar pada tahun 1970-an, industri perpipaan telah mengalami perubahan signifikan. Inovasi ini lahir dari pengakuan akan sifat unggul PP, seperti ketahanan panas, tahan korosi, dan kekuatan mekanis yang baik.

    Eksperimen awal dan pengujian material menjadi langkah krusial dalam mengembangkan pipa PPR. Penelitian mendalam dilakukan untuk memastikan bahwa PP memenuhi standar kualitas dan keamanan yang diperlukan untuk aplikasi perpipaan. Pengujian mencakup sejumlah faktor kunci, termasuk kekuatan tarik, ketahanan tekanan, dan sifat mekanis lainnya.

    Salah satu terobosan utama dalam pengembangan pipa PPR adalah penggunaan teknologi pengelasan panas. Metode ini memungkinkan penyambungan pipa secara permanen dengan menggunakan panas, menciptakan sambungan yang kuat dan anti bocor. Keunggulan ini menjadikan pipa PPR lebih unggul dibandingkan dengan pipa tradisional, memberikan kepercayaan yang tinggi dalam aplikasi perpipaan.

    Komersialisasi pipa PPR tidak terelakkan setelah hasil uji dan penelitian yang positif. Penggunaannya merambah ke berbagai sektor, termasuk suplai air bersih, saluran air panas dan dingin, irigasi, serta sistem pendingin udara (HVAC). Kehadirannya yang multifungsi dan dapat diandalkan membuatnya menjadi pilihan utama dalam infrastruktur perpipaan modern.

    Pipa PPR saat ini telah menjadi salah satu jenis pipa terpopuler di pasaran berkat berbagai keunggulannya. Keberadaannya yang ringan dan mudah dipasang memudahkan proses instalasi, sementara ketahanannya yang dapat bertahan hingga 50 tahun memberikan kepastian jangka panjang bagi pengguna. Tidak hanya itu, keunggulannya dalam tahan korosi dan karat, serta permukaan licin yang mencegah endapan, menjadikannya ramah lingkungan dan hemat biaya dalam jangka panjang.

    Dengan semua keunggulan ini, pipa PPR tidak hanya menjadi solusi perpipaan yang andal saat ini, tetapi juga membentuk arah masa depan yang lebih cerah bagi industri perpipaan global.

    1. Penggunaan pipa sebagai saluran untuk mengalirkan berbagai jenis cairan telah menjadi bagian integral dari perkembangan peradaban manusia sejak zaman kuno. Mulai dari saluran air Romawi kuno hingga infrastruktur pipa modern saat ini, evolusi dalam desain dan bahan pipa terus berlanjut untuk memenuhi kebutuhan yang semakin kompleks dan tuntutan lingkungan yang semakin ketat. Dalam konteks inovasi bahan pipa, Pipa PPR (Polypropylene Random) telah menjadi salah satu terobosan terpenting yang membentuk masa depan infrastruktur perpipaan. Artikel ini akan menggali sejarah pengembangan, karakteristik, aplikasi, dan implikasi masa depan dari pipa PPR.

    2. Lahirnya Ide: Polypropylene sebagai Bahan Dasar (1970-an)

      Pada tahun 1970-an, polypropylene (PP) mulai menarik perhatian sebagai bahan potensial untuk digunakan dalam pembuatan pipa. PP adalah jenis polimer yang memiliki sifat unggul yang diinginkan untuk aplikasi perpipaan, termasuk kestabilan terhadap panas, ketahanan korosi, dan kekuatan mekanis yang tinggi. Pengakuan akan keunggulan ini membuka jalan bagi pengembangan pipa PPR.

    3. Eksperimen Awal dan Pengujian Material

      Langkah pertama dalam pengembangan pipa PPR melibatkan serangkaian eksperimen dan pengujian material untuk memastikan bahwa PP memenuhi standar kualitas dan keamanan yang diperlukan untuk aplikasi perpipaan. Pengujian ini mencakup berbagai aspek, seperti kekuatan tarik, ketahanan terhadap tekanan dan panas, serta sifat mekanis lainnya. Hasil pengujian yang positif menjadi landasan yang kuat untuk pengembangan lebih lanjut.

    4. Peran Teknologi Pengelasan Panas

      Salah satu terobosan utama dalam pengembangan pipa PPR adalah penerapan teknologi pengelasan panas atau fusion welding. Metode ini memungkinkan penyambungan pipa secara permanen dengan menggunakan panas, menciptakan sambungan yang kuat dan tahan bocor. Teknologi pengelasan panas ini menjadi keunggulan utama pipa PPR dibandingkan dengan pipa tradisional, yang sering menggunakan sambungan karet atau lem yang rentan terhadap kebocoran.

    5. Komersialisasi Pipa PPR: Penyebaran Penggunaan di Berbagai Sektor

      Hasil uji dan penelitian yang positif mendorong komersialisasi pipa PPR. Keunggulan dalam hal kekuatan, ketahanan terhadap panas dan korosi, serta kemudahan instalasi membuatnya menjadi pilihan yang populer dalam berbagai aplikasi. Penggunaan pipa PPR meluas ke berbagai sektor, termasuk suplai air bersih, saluran air panas dan dingin, irigasi, dan sistem pendingin udara (HVAC).

    6. Karakteristik dan Keunggulan Pipa PPR

      Pipa PPR memiliki sejumlah karakteristik dan keunggulan yang membuatnya menjadi pilihan yang sangat diinginkan dalam infrastruktur perpipaan modern. Beberapa di antaranya meliputi:

      • Ringan dan Mudah Dipasang: Pipa PPR memiliki berat yang ringan, sehingga memudahkan proses transportasi dan instalasi. Hal ini mengurangi biaya dan waktu yang diperlukan untuk memasang sistem perpipaan.

      • Tahan Lama: Dibandingkan dengan pipa tradisional, pipa PPR memiliki umur pakai yang lebih panjang, mencapai hingga 50 tahun atau lebih. Hal ini membuatnya menjadi investasi jangka panjang yang menjanjikan untuk infrastruktur perpipaan.

      • Tahan Korosi dan Karat: Salah satu keunggulan utama pipa PPR adalah ketahanannya terhadap korosi dan karat. Ini membuatnya ideal untuk digunakan dalam lingkungan yang korosif, seperti sistem air minum dan air limbah.

      • Permukaan Licin: Permukaan dalam pipa PPR sangat halus dan licin, yang mengurangi gesekan aliran cairan di dalamnya. Hal ini tidak hanya meningkatkan efisiensi aliran, tetapi juga mencegah terbentuknya endapan dan kerak dalam pipa.

      • Ramah Lingkungan: Pipa PPR terbuat dari bahan polypropylene yang dapat didaur ulang, menjadikannya pilihan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk infrastruktur perpipaan.

    7. Aplikasi Pipa PPR dalam Berbagai Sektor

      Pipa PPR telah menemukan aplikasi luas dalam berbagai sektor, di antaranya:

      • Suplai Air Bersih: Karena ketahanannya terhadap korosi dan kemampuan mengalirkan air dengan baik, pipa PPR sering digunakan dalam sistem suplai air bersih di perkotaan maupun pedesaan.

      • Saluran Air Panas dan Dingin: Kemampuannya menahan panas membuat pipa PPR ideal untuk digunakan dalam saluran air panas, seperti dalam sistem pemanas air dan pemanas ruangan, serta saluran air dingin.

      • Irigasi: Pipa PPR juga banyak digunakan dalam sistem irigasi pertanian dan taman karena kemampuannya yang tahan terhadap korosi dan kekuatan mekanis yang tinggi.

      • Sistem Pendingin Udara (HVAC): Dalam sistem pendingin udara, pipa PPR sering digunakan untuk mengalirkan air pendingin ke unit pendingin udara dan sistem ventilasi.

    8. Tantangan dan Peluang Masa Depan

      Meskipun pipa PPR telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan infrastruktur perpipaan, masih ada beberapa tantangan yang perlu diatasi. Salah satunya adalah biaya produksi yang mungkin lebih tinggi dibandingkan dengan pipa tradisional. Namun, dengan terus berkembangnya teknologi dan peningkatan skala produksi, diharapkan bahwa biaya produksi pipa PPR dapat menjadi lebih kompetitif di masa mendatang.

      Selain itu, peluang untuk pengembangan lebih lanjut dari pipa PPR juga terbuka lebar. Inovasi dalam formulasi bahan, teknik produksi, dan desain pipa dapat menghasilkan produk yang lebih efisien, tahan lama, dan ramah lingkungan. Integrasi dengan teknologi sensor dan pemantauan juga dapat meningkatkan keandalan dan efisiensi sistem perpipaan secara keseluruhan.

    9. Implikasi Lingkungan dan Keberlanjutan

      Salah satu aspek yang semakin dipertimbangkan dalam pemilihan material untuk infrastruktur adalah dampaknya terhadap lingkungan. Dalam hal ini, pipa PPR menawarkan sejumlah keunggulan yang signifikan. Pertama, bahan dasarnya, yaitu polypropylene, dapat didaur ulang dengan relatif mudah. Ini berarti bahwa pada akhir umur pakainya, pipa PPR bisa didaur ulang dan digunakan kembali, mengurangi jumlah limbah plastik yang masuk ke lingkungan.

      Selain itu, karena ketahanan korosi dan umur pakai yang panjang, pipa PPR memerlukan penggantian dan perawatan yang lebih sedikit dibandingkan dengan pipa lain yang lebih rentan terhadap kerusakan. Hal ini mengurangi dampak lingkungan dari proses produksi dan penggantian pipa. Jadi, penggunaan pipa PPR dapat membantu meminimalkan jejak lingkungan dari infrastruktur perpipaan.

    10. Perkembangan Teknologi Terkini dalam Pipa PPR

      Seiring dengan kemajuan teknologi dalam industri material dan rekayasa, terus ada upaya untuk meningkatkan performa dan kinerja pipa PPR. Salah satu tren yang muncul adalah pengembangan formulasi bahan yang lebih unggul, yang bisa meningkatkan sifat mekanis, termal, dan kimia pipa PPR.

      Selain itu, integrasi teknologi sensor dan pemantauan dalam pipa PPR juga menjadi tren yang menarik. Dengan memasukkan sensor ke dalam struktur pipa, operator dapat memantau kondisi pipa secara real-time, termasuk suhu, tekanan, dan kebocoran. Ini membantu dalam deteksi dini masalah potensial dan memungkinkan tindakan pencegahan yang tepat waktu, meningkatkan keandalan dan efisiensi sistem perpipaan secara keseluruhan.

    11. Perspektif Masa Depan

      Pipa PPR telah membuktikan dirinya sebagai inovasi yang signifikan dalam dunia perpipaan, tetapi potensinya belum sepenuhnya terealisasi. Dengan terus berlanjutnya penelitian dan pengembangan, serta peningkatan kesadaran akan keberlanjutan lingkungan, pipa PPR memiliki prospek yang cerah di masa depan. Diharapkan bahwa melalui kolaborasi antara industri, pemerintah, dan institusi penelitian, pipa PPR akan terus berevolusi untuk memenuhi tuntutan yang semakin kompleks dari infrastruktur perpipaan modern. Inovasi dalam desain, material, dan teknologi produksi akan membantu meningkatkan performa dan efisiensi pipa PPR, sementara integrasi dengan sistem pemantauan dan kontrol yang pintar akan meningkatkan keandalan dan keberlanjutan infrastruktur perpipaan secara keseluruhan.

      Dengan demikian, pipa PPR tidak hanya akan terus menjadi pilihan utama dalam proyek infrastruktur perpipaan, tetapi juga akan membentuk landasan yang kokoh untuk infrastruktur yang lebih canggih dan berkelanjutan di masa depan.


    12. Pipa PPR telah membawa revolusi dalam dunia perpipaan dengan menyediakan solusi yang lebih andal, tahan lama, dan efisien. Sejak lahirnya ide penggunaan polypropylene sebagai bahan dasar pada tahun 1970-an hingga komersialisasi dan penggunaannya yang luas di berbagai sektor, pipa PPR terus menjadi pilihan utama bagi banyak proyek infrastruktur perpipaan. Dengan karakteristiknya yang unggul dan aplikasi yang luas, pipa PPR akan terus memainkan peran penting dalam membentuk masa depan infrastruktur perpipaan yang berkelanjutan dan efisien.

      Perbandingan Pipa PPR dengan Pipa Besi dan Pipa PVC

      Dalam pemilihan material untuk infrastruktur perpipaan, sering kali terjadi perbandingan antara pipa PPR dengan pipa besi dan pipa PVC. Berikut adalah perbandingan antara ketiga jenis pipa ini dalam beberapa aspek kunci:

      1. Ketahanan Korosi:

      • Pipa PPR: Salah satu keunggulan utama pipa PPR adalah ketahanannya terhadap korosi. Bahan polypropylene yang digunakan dalam pembuatan pipa PPR tidak akan berkarat atau terkorosi, bahkan dalam lingkungan yang agresif sekalipun.

      • Pipa Besi: Pipa besi cenderung rentan terhadap korosi, terutama jika terpapar air dan kelembaban secara berkelanjutan. Akumulasi karat pada pipa besi dapat mengurangi umur pakainya dan mengurangi kualitas air yang mengalir melaluinya.

      • Pipa PVC: Pipa PVC biasanya tahan terhadap korosi, karena bahan dasarnya adalah plastik polivinil klorida. Namun, pipa PVC dapat mengalami degradasi dari paparan sinar UV atau zat kimia tertentu.

      2. Bobot:

      • Pipa PPR: Pipa PPR memiliki bobot yang ringan, membuatnya mudah untuk diangkut dan diinstal. Hal ini juga mengurangi beban struktural pada bangunan atau sistem dukungan.

      • Pipa Besi: Pipa besi memiliki bobot yang lebih berat dibandingkan dengan pipa PPR, sehingga memerlukan peralatan khusus dan tenaga yang lebih besar untuk instalasi.

      • Pipa PVC: Bobot pipa PVC juga ringan, serupa dengan pipa PPR, membuatnya mudah untuk diangkut dan diinstal.

      3. Biaya:

      • Pipa PPR: Biaya awal untuk pembelian dan instalasi pipa PPR mungkin lebih tinggi dibandingkan dengan pipa besi, tetapi biaya operasional dan perawatan jangka panjangnya biasanya lebih rendah karena ketahanan terhadap korosi dan umur pakai yang panjang.

      • Pipa Besi: Pipa besi memiliki biaya awal yang relatif rendah, tetapi biaya operasional dan perawatan jangka panjangnya dapat meningkat karena kerentanannya terhadap korosi dan kebutuhan perawatan yang lebih sering.

      • Pipa PVC: Pipa PVC umumnya memiliki biaya awal yang rendah dan biaya operasional yang murah. Namun, pipa PVC mungkin memerlukan perlindungan tambahan terhadap keretakan dan kerusakan akibat suhu tinggi atau tekanan.

      4. Kelenturan:

      • Pipa PPR: Pipa PPR memiliki kelenturan yang cukup baik, memungkinkan perubahan arah dengan sedikit sambungan atau elbow. Namun, fleksibilitasnya terbatas dibandingkan dengan pipa PVC.

      • Pipa PVC: Pipa PVC sangat fleksibel dan dapat ditekuk dengan mudah tanpa perlu elbow tambahan. Hal ini membuatnya ideal untuk aplikasi di mana perubahan arah pipa diperlukan secara reguler.

      5. Ketahanan Panas:

      • Pipa PPR: Pipa PPR memiliki ketahanan yang baik terhadap suhu tinggi, menjadikannya pilihan yang cocok untuk saluran air panas dan sistem pemanas.

      • Pipa PVC: Pipa PVC juga tahan terhadap suhu tinggi, tetapi mungkin lebih rentan terhadap deformasi pada suhu yang sangat tinggi dibandingkan dengan pipa PPR.

      6. Kemudahan Instalasi:

      • Pipa PPR: Pipa PPR relatif mudah untuk diinstal karena bobotnya yang ringan dan kemampuan pengelasan panasnya. Pengelasan panas memungkinkan penyambungan pipa secara permanen dan tahan bocor.

      • Pipa PVC: Pipa PVC juga mudah untuk diinstal, terutama karena fleksibilitasnya yang tinggi. Penggunaan fitting dan lem PVC juga membuat proses instalasi menjadi lebih cepat dan mudah.

      Dengan mempertimbangkan perbedaan-perbedaan ini, pemilihan antara pipa PPR, pipa besi, dan pipa PVC haruslah mempertimbangkan kebutuhan spesifik dari proyek atau aplikasi tertentu. Sementara pipa PPR menawarkan ketahanan korosi, bobot ringan, dan kemudahan instalasi, pipa besi mungkin lebih murah tetapi rentan terhadap korosi, sedangkan pipa PVC menawarkan fleksibilitas dan kemampuan tahan panas yang tinggi.

      Contoh Penerapan Pipa PPR di Berbagai Sektor

      Pipa PPR telah menjadi pilihan yang populer dalam berbagai sektor karena keunggulan dalam kekuatan, ketahanan korosi, dan kemudahan instalasi. Berikut adalah beberapa contoh penerapan pipa PPR di berbagai sektor:

      a. Sistem Plumbing dan HVAC:

      Pipa PPR digunakan secara luas dalam sistem plumbing (pengelolaan air) dan HVAC (heating, ventilation, and air conditioning) di bangunan komersial, perumahan, dan industri. Dalam sistem plumbing, pipa PPR digunakan untuk mengalirkan air bersih, air panas, dan air dingin. Keunggulan pipa PPR dalam ketahanan terhadap korosi dan ketahanan terhadap suhu tinggi menjadikannya pilihan yang ideal untuk aplikasi ini.

      Dalam sistem HVAC, pipa PPR sering digunakan untuk mengalirkan air pendingin ke unit-unit pendingin udara dan pemanas. Kemampuannya untuk menahan suhu tinggi dan tekanan membuatnya cocok untuk aplikasi ini. Selain itu, pipa PPR juga memiliki permukaan dalam yang licin, mengurangi gesekan aliran udara dan meningkatkan efisiensi sistem HVAC.

      b. Sistem Irigasi:

      Pipa PPR juga digunakan secara luas dalam sistem irigasi untuk pertanian, taman, dan area hijau lainnya. Dalam aplikasi irigasi, pipa PPR digunakan untuk mengalirkan air irigasi dari sumber air ke area yang membutuhkan penyiraman. Keunggulan pipa PPR dalam ketahanan terhadap korosi dan kekuatan mekanis menjadikannya pilihan yang ideal untuk lingkungan yang sering terpapar air dan kelembaban.

      Dengan kemampuan tahan terhadap tekanan dan suhu tinggi, pipa PPR juga cocok untuk digunakan dalam sistem irigasi yang memerlukan pengiriman air dengan tekanan tinggi atau dalam kondisi suhu ekstrem.

      c. Industri dan Manufaktur:

      Dalam industri dan manufaktur, pipa PPR digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk pengiriman air proses, pengiriman bahan kimia, dan sistem distribusi fluida lainnya. Pipa PPR sering digunakan dalam industri makanan dan minuman, farmasi, kimia, dan lain-lain.

      Keunggulan pipa PPR dalam ketahanan terhadap korosi, kemampuan tahan terhadap suhu tinggi, dan kekuatan mekanis menjadikannya pilihan yang ideal untuk lingkungan industri yang keras. Selain itu, kemudahan instalasi dan perawatan yang rendah membuat pipa PPR menjadi pilihan yang ekonomis dan efisien untuk aplikasi industri.

      Contoh Aplikasi Pipa PPR di Berbagai Sektor:

      • Plumbing Rumah Tangga: Pipa PPR digunakan untuk mengalirkan air bersih ke berbagai titik di dalam rumah tangga, termasuk kamar mandi, dapur, dan toilet.

      • Pemanas Air dan Sistem Pemanas Rumah: Pipa PPR digunakan untuk mengalirkan air panas dari pemanas air ke titik-titik penggunaan air panas di rumah tangga.

      • Sistem Air Panas dan Dingin di Bangunan Komersial: Pipa PPR digunakan dalam sistem air panas dan dingin di gedung-gedung perkantoran, hotel, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan.

      • Irigasi Pertanian: Pipa PPR digunakan untuk mengalirkan air irigasi ke ladang pertanian, kebun, dan kebun sayur.

      • Sistem Distribusi Bahan Kimia di Pabrik: Pipa PPR digunakan untuk mengalirkan bahan kimia dari tangki penyimpanan ke titik-titik penggunaan dalam proses produksi.

      • Sistem Distribusi Air Dingin di Pabrik dan Pusat Data: Pipa PPR digunakan untuk mengalirkan air dingin ke peralatan dan sistem pendingin di pabrik dan pusat data.

      • Sistem Pemadam Kebakaran: Pipa PPR digunakan dalam sistem pemadam kebakaran untuk mengalirkan air dari pompa pemadam ke titik-titik distribusi di dalam gedung atau bangunan.

      Dengan demikian, pipa PPR memiliki aplikasi yang luas di berbagai sektor dan memberikan kontribusi yang signifikan dalam membangun infrastruktur yang kuat dan andal.

       

        •  

Baca juga :

Kesimpulan

  1. Dalam kesimpulannya, pipa PPR telah membuktikan dirinya sebagai inovasi yang signifikan dalam dunia perpipaan dengan keunggulan seperti ketahanan terhadap korosi, bobot ringan, kemudahan instalasi, dan berbagai aplikasi di berbagai sektor seperti plumbing, HVAC, irigasi, dan industri. Perjalanan pipa PPR dari konsep awal penggunaan polypropylene sebagai bahan dasar hingga implementasi praktisnya telah membawa perubahan besar dalam infrastruktur perpipaan global. Meskipun tantangan seperti biaya awal yang lebih tinggi dan resistensi terhadap perubahan, potensi pipa PPR untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan infrastruktur perpipaan tidak dapat diabaikan. Dengan regulasi yang ketat dan standar kualitas yang tinggi, pengguna dapat memiliki keyakinan bahwa penggunaan pipa PPR dalam proyek konstruksi dan infrastruktur akan memenuhi standar yang diperlukan untuk keamanan dan kinerja. Dengan penelitian dan pengembangan yang berkelanjutan, pipa PPR akan terus menjadi solusi perpipaan yang penting dan inovatif dalam membangun masa depan infrastruktur yang lebih canggih, efisien, dan berkelanjutan.

    Dalam era modern, pipa PPR telah membawa transformasi yang signifikan dalam industri perpipaan. Keunggulan teknisnya, seperti ketahanan terhadap korosi, kemampuan tahan panas, dan kekuatan mekanis yang baik, telah membuatnya menjadi pilihan yang diunggulkan di berbagai sektor. Dengan perhatian yang semakin meningkat terhadap keberlanjutan, pipa PPR juga menonjol karena sifatnya yang ramah lingkungan dan umur pakai yang panjang.

    Di sektor plumbing dan HVAC, pipa PPR digunakan untuk mengalirkan air bersih, air panas, dan air dingin dengan efisiensi tinggi. Kemampuannya dalam menahan tekanan dan suhu tinggi menjadikannya solusi yang ideal untuk sistem-sistem ini. Di sektor irigasi, pipa PPR memungkinkan pengiriman air dengan tekanan yang stabil ke area-area pertanian, taman, dan taman kota. Dalam industri dan manufaktur, pipa PPR digunakan untuk berbagai aplikasi mulai dari pengiriman bahan kimia hingga sistem distribusi fluida.

    Secara keseluruhan, peran pipa PPR dalam membangun infrastruktur modern sangat penting. Dengan terus berlanjutnya penelitian dan inovasi, masa depan pipa PPR terlihat cerah sebagai bagian integral dari solusi infrastruktur yang efisien, andal, dan berkelanjutan. Jika Anda membutuhkan pipa PPR berkualitas tinggi untuk proyek konstruksi atau infrastruktur Anda, jangan ragu untuk menghubungi Westpex Indonesia. Sebagai penyedia terkemuka dalam industri perpipaan, Westpex Indonesia menawarkan berbagai produk pipa PPR yang dapat dipercaya dan berkualitas tinggi untuk memenuhi kebutuhan Anda. Dengan komitmen terhadap inovasi, keandalan, dan kepuasan pelanggan, Westpex Indonesia siap membantu Anda dalam memilih solusi perpipaan yang tepat untuk proyek Anda. Hubungi kami hari ini untuk informasi lebih lanjut atau kunjungi situs web kami untuk melihat rangkaian produk kami.

     

 

Baca Juga :

Alat Expander PEX
Hubungi Kami Untuk Informasi Lebih Lanjut
Ball Valves
1/2 Inchi
3/4 Inchi
1 Inchi
Bending Fitting
B 16
Brass Gate Valve
WP - G 1/2 Inchi
Brass Lockable Angle Magnetic
WP - LT 1/2 Inchi
WP - LT 3/4 inchi
Brass Lockable Ball Valve
WP - LS 1/2"Inchi
Brass Swing Check Valve
WP - C 1/2"Inchi
Bridge
W 20
W 25
W 32
Cap
D 20
D 25
D 32
D 40
D 50
D 63
D 75
D 90
D 110
D 160
CAP – HDPE
Cross – HDPE
Double Nepple
1/2 M
3/4 M
1 M
1 1/4 M
Elbow – Expander Cooper
L 16
L 20
L 25
L 32
L 40
Elbow – Expander Plastik
L 16
L 20
L 25
L 32
L 40
Elbow – Nylon
Elbow 45 – HDPE
Elbow 45°
L 20
L 25
L 32
L 40
L 50
L 63
L 75
L 90
L 110
L 160
Elbow 90 – HDPE
Elbow 90°
L 20
L 25
L 32
L 40
L 50
L 63
L 75
L 90
L 110
L 160
Elbow Thread Female
L 20 x 1/2 F
L 20 x 3/4 F
L 25 x 1/2 F
L 25 x 3/4 F
L 32 x 3/4 F
L 32 x 1 F
Elbow Thread Male
L 20 x 1/2 M
L 25 x 1/2 M
L 25 x 3/4 M
L 32 x 3/4 M
L 32 x 1 M
Equal Straight
S 20
S 25
S 32
S 40
S 50
S 63
S 75
S 90
S 110
S 160
Equal Tee – HDPE
Female Elbow – Expander Cooper
L 16 - 1/2 F
L 20 - 1/2 F
L 20 - 3/4 F
L 25 - 1/2 F
L 25 - 3/4 F
L 25 - 1 F
L 32 - 1 F
L 16 - 1/2 FC
L 20 - 1/2 FC
L 20 - 3/4 FC
Female Elbow – Expander Plastik
L 16 - 1/2 F
L 20 - 1/2 F
L 20 - 3/4 F
L 25 - 1/2 F
L 25 - 3/4 F
L 25 - 1 F
L 32 - 1 F
L 16 - 1/2 FC
L 20 - 1/2 FC
L 20 - 3/4 FC
Female Elbow – Nylon
Female Straight – Expander Cooper
S 16 - 1/2 F
S 20 - 1/2 F
S 20 - 3/4 F
S 25 - 1/2 F
S 25 - 3/4 F
S 32 - 1/2 F
S 32 - 3/4 F
S 32 - 1 F
S 32 - 1 F
S 40 - 1 F
S 40 - 1 1/4 F
S 40 - 1 1/2 F
Female Straight – Nylon
Female Tee – Expander Cooper
T 16 - 1/2 F - 16
T 20 - 1/2 F - 20
T 25 - 1/2 F - 25
T 32 - 1/2 F - 32
Female Tee – Nylon
Gate Valves
1/2 mm
3/4 mm
1 mm
16 mm
20 mm
25 mm
Keran Taman
TAB 5/8
Klem
Uk. 16 mm ( 100 pcs/kantong)
Uk. 20 mm ( 100 pcs/kantong)
Uk. 25 mm ( 100 pcs/kantong)
Male Elbow – Expander Cooper
L 16 - 1/2 M
L 20 - 1/2 M
L 20 - 3/4 M
L 25 - 1/2 M
L 25 - 3/4 M
L 25 - 1 M
L 32 - 1 M
Male Elbow – Nylon
Male Straight – Expander Cooper
S 16 - 1/2 M
S 16 - 3/4 M
S 16 - 1 M
S 20 - 1/2 M
S 20 - 3/4 M
S 20 - 1 M
S 25 - 1/2 M
S 25 - 3/4 M
S 25 - 1 M
S 32 - 1/2 M
S 32 - 3/4 M
S 32 - 1 M
S 32 - 1 1/4 M
S 40 - 1 1/4 M
S 40 - 1 1/2 M
Male Straight – Expander Plastik
S 16 - 1/2 M
S 16 - 3/4 M
S 16 - 1 M
S 20 - 1/2 M
S 20 - 3/4 M
S 20 - 1 M
S 25 - 1/2 M
S 25 - 3/4 M
S 25 - 1 M
S 32 - 1/2 M
S 32 - 3/4 M
S 32 - 1 M
S 32 - 1 1/4 M
S 40 - 1 1/4 M
S 40 - 1 1/2 M
Male Straight – Nylon
Manifold
D 20 - 16 x 4C
D 25 - 16 x 4C
D 20 - 16 x 3C
D 25 - 20 x 3C
Pipa HDPE
PN 10 ( Rincian mm dan inch, hubungi kami )
PN 12,5 ( Rincian mm dan inch, hubungi kami )
PN 16 ( Rincian mm dan inch, hubungi kami )
Pipa PEX Westpex BLUE COLD PN 12,5
16 mm
20 mm
25 mm
Pipa PEX Westpex RED HOT 12,5 PN
16 mm
20 mm
25 mm
Pipa PPR
PRESSURE PN 10 Ukuran 20
PRESSURE PN 10 Ukuran 25
PRESSURE PN 10 Ukuran 32
PRESSURE PN 10 Ukuran 40
PRESSURE PN 10 Ukuran 50
PRESSURE PN 10 Ukuran 63
PRESSURE PN 10 Ukuran 75
PRESSURE PN 10 Ukuran 90
PRESSURE PN 10 Ukuran 110
PRESSURE PN 10 Ukuran 160
PRESSURE PN 16 Ukuran 20
PRESSURE PN 16 Ukuran 25
PRESSURE PN 16 Ukuran 32
PRESSURE PN 16 Ukuran 40
PRESSURE PN 16 Ukuran 50
PRESSURE PN 16 Ukuran 63
PRESSURE PN 16 Ukuran 75
PRESSURE PN 16 Ukuran 90
PRESSURE PN 16 Ukuran 110
PRESSURE PN 16 Ukuran 160
PRESSURE PN 20 Ukuran 20
PRESSURE PN 20 Ukuran 25
PRESSURE PN 20 Ukuran 32
PRESSURE PN 20 Ukuran 40
PRESSURE PN 20 Ukuran 50
PRESSURE PN 20 Ukuran 63
PRESSURE PN 20 Ukuran 75
PRESSURE PN 20 Ukuran 90
PRESSURE PN 20 Ukuran 110
PRESSURE PN 20 Ukuran 160
Pipe Cutter
Hubungi Kami Untuk Informasi Lebih Lanjut
Reducer Tee
T 25 x 20 x 25
T 32 x 20 x 32
T 32 x 25 x 32
T 40 x 20 x 40
T 40 x 25 x 40
T 40 x 32 x 40
T 50 x 20 x 50
T 50 x 25 x 50
T 50 x 32 x 50
T 50 x 40 x 50
T 63 x 20 x 63
T 63 x 25 x 63
T 63 x 32 x 63
T 63 x 40 x 63
T 63 x 50 x 63
T 75 x 20 x 75
T 75 x 25 x 75
T 75 x 32 x 75
T 75 x 40 x 75
T 75 x 50 x 75
T 75 x 63 x 75
T 90 x 32 x 90
T 90 x 50 x 90
T 90 x 75 x 90
T 110 x 40 x 110
T 110 x 50 x 110
T 110 x 63 x 110
T 110 x 75 x 110
T 110 x 90 x 110
T 160 x 90 x 160
T 160 x 110 x 160
Reducing Elbow
L 25 - 20
L 32 - 20
L 32 - 25
Reducing Elbow – Expander Cooper
L 20 - 16
L 25 - 16
L 25 - 20
L 32 - 16
L 32 - 20
L 32 - 25
L 40 - 25
L 40 - 32
Reducing Elbow – Nylon
Reducing Straight
S 25 x 20
S 32 x 20
S 32 x 25
S 40 x 25
S 50 x 20
S 50 x 25
S 50 x 32
S 50 x 40
S 63 x 20
S 63 x 25
S 63 x 32
S 63 x 40
S 63 x 50
S 75 x 32
S 75 x 40
S 75 x 50
S 75 x 63
S 90 x 40
S 90 x 50
S 90 x 63
S 90 x 75
S 110 x 63
S 110 x 75
S 110 x 90
S 110 x 63
S 110 x 75
S 110 x 90
S 160 x 63
S 160 x 75
S 160 x 90
S 160 x 110
Reducing Straight – Expander Copper
S 20-16
S 25-20
S 25-20
S 32-16
S 32-20
S 32-25
S 40-16
S 40-20
S 40-25
S 40-32
Reducing Straight – Expander Plastik
S 20-16
S 25-20
S 25-20
S 32-16
S 32-20
S 32-25
S 40-16
S 40-20
S 40-25
S 40-32
Reducing Straight – HDPE
Reducing Straight – Nylon
Reducing Tee – Expander Cooper
T 16 - 20 - 16
T 16 - 25 - 16
T 20 - 16 - 20
T 20 - 25 - 20
T 20 - 32 - 20
T 25 - 16 - 25
T 25 - 20 - 25
T 25 - 32 - 25
T 32 - 20 - 32
T 32 - 25 - 32
T 40 - 16 - 40
T 40 - 20 - 40
T 40 - 25 - 40
T 40 - 32 - 40
Reducing Tee – Expander Plastik
T 16 - 20 - 16
T 16 - 25 - 16
T 20 - 16 - 20
T 20 - 25 - 20
T 20 - 32 - 20
T 25 - 16 - 25
T 25 - 20 - 25
T 25 - 32 - 25
T 32 - 16 - 32
T 32 - 20 - 32
T 32 - 25 - 32
T 40 - 16 - 40
T 40 - 20 - 40
T 40 - 25 - 40
T 40 - 32 - 40
Reducing Tee – HDPE
Reducing Tee – Nylon
Ring Expander PEX
16mm ( 15.136/pack )
20mm ( 21.191/pack )
25mm ( 30.273/pack )
Straight – Expander Copper
S 16
S 20
S 25
S 32
S 40
Straight – Expander Plastik
S 16
S 20
S 25
S 32
S 40
Straight – Nylon
Straight Thread Female
S 20 x 1/2 F
S 20 x 3/4 F
S 25 x 1/2 F
S 25 x 3/4 F
S 32 x 3/4 F
S 32 x 1 F
S 40 x 5/4 F
S 50 x 3/2 F
S 63 x 2 F
Straight Thread Male
S 20 x 1/2 M
L 25 x 1/2 M
L 25 x 3/4 M
L 32 x 3/4 M
L 32 x 1 M
S 40 x 5/4 M
S 50 x 3/2 M
S 63 x 2 M
Stub End – HDPE
Tee
T 20
T 25
T 32
T 40
T 50
T 63
T 75
T 90
T 110
T 160
Tee – Expander Copper
T 16
T 20
T 25
T 32
T 40
Tee – Expander Plastik
T 16
T 20
T 25
T 32
T 40
Tee – Nylon
Tee Thread Female
T 20 x 1/2 F
T 20 x 3/4 F
T 25 x 1/2 F
T 25 x 3/4 F
T 32 x 3/4 F
T 32 x 1 F
T 40 x 5/4 F
T 50 x 3/2 F
Tee Thread Male
T 20 x 1/2 M
T 20 x 3/4 M
T 25 x 1/2 M
T 25 x 3/4 M
T 32 x 3/4 M
T 32 x 1 M
Union
U 25 - 3/4 M
U 20 -1/2 M
U 32 - 1 M
Welding
Tidak ada ukuran, hanya mesin saja]
Hubungi Contact terkait
Westpex PE Green PN 12.5
16 mm
20 mm
25 mm
32 mm
Westpex R (Hot) PN 12.5
16 mm
20 mm
25 mm
32 mm
DOWNLOAD
Chat Now
1
Need Help?
Scan the code
Hallo, Kami Team Westpex Indonesia
Ada yang bisa dibantu?
Jika iya Klik " Chat Now "